Jumat, 31 Mei 2013

Qalbu

Hati merupakan bagian terpenting dalam tubuh manusia. Hati tidak akan terlepas dari pertanggumg jawaban yang dilakukannya kelak di akhirat, sebagaimana firman Alloh SWT dalam QS al-Isra ayat 17 yang artinya “sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya akan dimintai pertanggung jawaban nya.

Dalam tubuh manusia, kedudukan hati merupakan suatau yang sangat vital karena kalau di ibaratkan hati bagaikan seorangraja yang mana anggota badan yang lainnya adalah rakyatnya yang patuh dan ta’at terhadap semua perintahnya, dan bekerja sesuai dengan apa yang dikehendakinya.
Rasululloh SAW bersabda :
“ketahuilah, dalam jasad ini ada segumpal daging. Apabila segumpal daging itu baik maka akan baiklah semuanya. Apabila segumpal daging itu jelek maka jeleklah semuanya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati.” (HR Bukhori_Muslim)

Hati juga memiliki beberapa jenis diantaranya :

1. hati yang sehat
Yaitu, hati yang terbebas dari berbagai penyakit hati, seperti ujub, sombong, takabbur dll. Apabila hati ini mencintai ,aka cintanya itu karena Alloh SWT. Apabila membenci maka bencinya tersebut karena alloh SWT. Apabila memberi maka memberinya tersebuat karena Alloh SWT pula.

2. Hati yang Mati
Ini adalah kebalikan dari hati yang sehat, yaitu hati yang tidak mengenal Rabbnya dan tidak beribadah sesuai dengan perintahnya. Bahkan Ia selalu memperturutkan nafsunya, syahwatnya, segala kenikmatan dan bingar-bingar dunia. Ketika ia memuaskan nafsu syahwatnya, ia tidak peduli apakah itu diridhoi oleh Alloh atau di murkai oleh Alloh SWT. Apabila ia mencintai maka cintanya itu karena nafsunya, apabila ia membenci maka bencinya itu karena nafsunya, Apabila ia memberi maka memberinya karena nafsunya,, na’udubillah ,, nafsunya sangat berperan sekali dalam dirinya dan lebih dicintainya. So..???? Janganlah kita menjadi orang yang memperturutkkan nafsu apalagi sampai nafsu menjadi imam dalam diri kita, syahwat menjadi komandannya, kebodohan sebagai sofirnya, dan kelalaian sebagai tunggangan dan kendaraannya. 

3. hati yang Sakit
Yaitu hati yang hidup namun ada penyakitnya,  yang artinya hati yang menjalankan perintah dari Alloh namun kadang-kadang berbuat maksiat. Sebenarnya sih hati  jenis ini mencintai Alloh SWT, Beriman kepada-Nya, beribadah dengan ikhlas, dan tawakkal. Namun ia melakukan semua ini karena mencintai nafsunya. Bahkan kadang-kadang unsur inilah yang sangat berperan.
Dari situ kita ketahui bahwa hati adalah sebuah perkara yang sangat penting karena disanalah bertaktanya sifat-sifat buruk dan baik. Hati itu laksana jantung, apabila jantung rusak maka rusaklah fisik, jika jantung itu sehat maka sehatlah fisiknya, oleh karena itu, jagalah hati jangan sampai ia mati, apabila hati mati maka rusaklah akhlak pemiliknya,, 


~fromright ~