Ketika berkaca dan melihat anak jalanan,
hati bersimpuh malu, selalu berkeluh kesah dengan keadaan,
namun ketika melihat semangat anaka jalanan yang mencari tambahan tenaga untuk hari Esok,
kini aku mengerti arti semangat hidup..
namun ketika jiwa ini lagi-lagi bertanya,, apakah ini takdirmu ataukah kehendakmu Tuhan?
sebenarnya jika jiwa ini bisa memilih, mereka tidak mau menjadi seperti apa yang mereka alami
namun apa daya engkau telah memilihkan takdirnya untuk menjadi seperti ini,,
jika mereka bisa memilih mereka akan meminta tuk dilahirkan menjadi anak pejabat,,
namun mungkin adakalanya mereka berterima kasih padamu tidak dilahirkan dari anak pejabat jika ayahnya seorang korupsi pemakan harta rakyat,,
mungkin mereka akan lebih bangga menjadi orang miskin dari pada menjadi seorang anak pejabat yang korupsi,,
Sabtu, 21 Juni 2014
ketika berkaca
JERITAN JIWA
Ketika jiwa berkelana mencari jati dirinya,
ketika jiwa telah merana dengan carutnya dunia,.. jiwa menjerit,,
Tuhan.. Tuham.. Tuhan..
ketika jiwa telah merana dengan carutnya dunia,.. jiwa menjerit,,
Tuhan.. Tuham.. Tuhan..
Tuahn, Kmanakah jiwa ini harus mencari,
Akankah jiwa ini dapat menemukan apa yang dicari,,
Tuhan.. Tuhan.. Tuhan..
Dan sekarang aku berterima kasih padamu Tuhan setelah engkau menunjukan kepada jiwa ini
hinggan aku menemukan tempat berteduh dan yang di cari
Karenanya aku berterima kasih padamu dan orang disekitar keberadaan ku,
karena disinilah tempat berteduh dan tempat berkelu kesah mencurahkan rasa anda yang telah
lama terpendam,,terima kasih Tuhan dan HmI
Sabtu 14 juni 2014
hinggan aku menemukan tempat berteduh dan yang di cari
Karenanya aku berterima kasih padamu dan orang disekitar keberadaan ku,
karena disinilah tempat berteduh dan tempat berkelu kesah mencurahkan rasa anda yang telah
lama terpendam,,terima kasih Tuhan dan HmI
Sabtu 14 juni 2014
Langganan:
Postingan (Atom)